Dewasa ini sebagian dari kita sudah menyadari mengenai pentingnya meningkatkan kualitas diri untuk bersaing dengan Negara maju lainnya, namun sebagian diantaranya enggan bahkan sukar untuk meningkatkan kualitas diri yang dimiliki. Dibawah ini Saya akan menjabarkan sikap yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kualitas diri agar sejajar bahkan bersaing dengan Negara maju:
1. Kesadaran untuk meningkatkan kemampuan (skill)
Banyak orang yang tidak menyadari akan kemampuan yang dimilikinya dan bahkan ada pula yang menutupinya. Kesadaran akan ketatnya persaingan saat ini dan persaingan yang lebih ketat dimasa yang akan datang adalah salah satu kunci utama untuk menggali lebih dalam potensi diri yang kita miliki. Dengan adanya sikap sadar menigkatkan kemampuan diri, kita akan berubah untuk menggali potensi diri, mengolah dan meningkatkan ke level yang lebih dan paling tinggi. Dengan begitu, kita tidak akan malu jika disandingkan dengan Negara-negara maju lainnya,
karena kita memiliki potensi yang sama bahkan lebih dibandingkan mereka.
2. Keinginan Mempelajari dan Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris
Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional nomor 1 didunia dan dipakai diseluruh kegiatan, diantaranya bisnis, hukum, ekonomi, perdagangan, pendidikan, sosial dan budaya. Dengan kita memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni, banyak keuntungan yang akan didapat. Bayangkan saat kita bekerja dengan orang-orang asing dari Negara-negara maju, kita akan melakukan banyak komunikasi dengan mereka, dan bahasa Inggris adalah bahasa utama dalam komunikasi tersebut, dengan memliki kemampuan bahasa Inggris tentu komunikasi kita akan lancar, tepat dan akurat sesuai yang kita kehendaki. Termasuk juga diantaranya, saat kita ingin menambah relasi orang-orang asing, bahasa Inggris tidak ada duanya untuk melakukan komunikasi. Dan dengan memiliki kemampuan berbahasa Inggris, timbul rasa bangga, kagum dan percaya diri dalam diri kita. Selain itu, kita dapat menambah pengetahuan budaya dengan mempelajari bahasa Inggris. Dan tentunya kita tidak boleh lupa dengan kebudayaan Indonesia.
3. Meningkatkan Potensi Guru, Dosen, dan Pengajar lainnya.
Banyak diantara kita selalu melihat Sekolah-sekolah, Universitas, Tempat Les mendatangkan Guru asing sebagai Pengajar. Sebenarnya jika ditelaah dengan baik, potensi Pengajar yang dimiliki Indonesia sama dengan para Pengajar asing tersebut. Jika memang Pengajar kita ada yang memiliki kemampuan dibawah Pengajar asing tersebut, kita memliki keharusan dan tanggung jawab untuk membenarkan dan mengajarkan pengetahuan yang belum mereka ketahui dan pelajari. Tengoklah para Gunu Honorer yang bekerja sukarela tanpa memandang gaji yang mereka peroleh, kita juga harus memiliki sikap keperdulian terhadap mereka. Dengan meningatkan kemampuan (skill) lebih, para Pengajar kita tidak akan tergusur dengan para Pengajar asing. Pengajar kita yang seharusnya menduduki posisi teratas, sebagai buktinya banyak Pengajar asal Indonesia yang bekerja sebagai Dosen di Sekolah dan Universitas-Universitas ternama diluar negeri, terutama di Negara-Negara maju. Dengan menambah kualitas para Pengajar, akan menghadirkan bibit-bibit unggul yang akan meneruskan cita-cita bangsa ini.
4. Selalu Menggali, Mengasah Kemampuan dan Jangan Cepat Merasa Puas
Sebagai manusia, alangkah baiknya jika kita memiliki rasa tidak puas terhadap apapun, termasuk mengasah kemampuan dan potensi diri. Kemampuan dan potensi diri akan membawa kita memasuki impian dan pencapain apa yang kita ingini. Terus menggali lebih dalam, mengasah kemampuan lebih tajam dan tidak merasa cepat puas adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan dan dapat disandingkan dengan tenaga-tenaga asing. Pentingnya jiwa daya saing yang positif diera saat ini dan era yang akan datang.
Dengan kesadaran akan potensi yang harus digali lebih dalam setiap individu akan menemukan jalannya dalam meraih cita-cita yang lebih tinggi, dan dipupuk dengan rasa percaya, dan berdoa kepada Tuhan.
Comments
Post a Comment