Dia Datang Kejutkanku

Dia Datang Kejutkanku!             Sore itu awan nampak kelabu pertanda akan hujan, suara gemuruh dari langit mulai terdengar menggelegar. Angin meniupkan desahan-desahan kasar berliuk-liuk bagaikan penari mengiringi orang-orang yang mulai sibuk berteduh untuk menghindari air hujan yang siap mengguyur Jakarta di kala macetnya sore itu.             Seorang gadis bertubuh kurus tinggi dengan mengenakan blus bunga-bunga berlengan pendek longgarnya dengan rok satin panjangnya di padukan dengan sepatu ketsnya berlari-lari kecil menghindari gerimis yang mulai berubah menjadi air bah dari langit yang jatuh menimpa tubuh kurusnya. Dia berlari menuju Halte Bus yang tak jauh dari Kampus dia belajar. Hujan yang lebat itu pun tak mampu menghentikan kemacetan Jakarta yang setiap hari menjadi rutinitas yang paling menjengkelkan bagi warga Jakarta. Karena hampir setiap hari bergelut de...

Sebenarnya Hanya Ada 'Selipan' yang Tak Ku Lihat (1 Vocabulary)

Hallo!
UAS sudah selesai, dan liburan panjang pun menjelang sebelum mempersiapkan untuk semester berikutnya.
Entahlah, aku hanya ingin berbagi sesuatu. Manusia itu ladangnya salah, kalau tidak ada salah, berarti dia bukan manusia, itu mutlak kok bagi manusia melakukan kesalahan, mau itu kesalahan yang besar ataupun yang kecil. 'Selipan' kecil itu yang membuatku bertemu denganmu masalah. Sedikit kesalahan kecil akan membuat segalanya menjadi gusar, menjadi kacau, dan tidak berjalan sesuai rencana. 
1 kosa kata saja hampir seperti
membunuhku, membuatku seharian ini hanya berpikir, begitu bodohnya aku, teledornya aku, haaah, payah!
Bodohnya saat seseorang berpikir, andai aku bisa mengulang waktu dan memperbaiki semuanya, pasti akan lebih baik, bukan? Tapi, tidakkah itu hanya pemikiran bodoh? Tidak akan ada manusia yang dapat kembali ke waktu sebelumnya, sebelum ada 'manusia canggih' yang dapat menemukan mesin waktu. Jikapun ada, entahlah berapa banyak orang mengantri untuk mencobanya? Memperbaiki kesalahan mereka. dan membuat segalanya berjalan dengan semestinya...
Hidup manusia itu sudah digariskan, lurus, berkelok, bergelombang atau apapun, itu takdir dari Tuhan, termasuk kesalahan. Enggan untuk memikirkan kesalahan itu terus-menerus, namun itu semua seperti sudah mendarah daging. Haah!
Mesin waktu, datanglah, buatlah ini semua berjalan dengan semestinya.
Aku hanya ingin mempertahankan IPK ku dan menjadi Mahasiswa yang terus bangkit dari keterpurukan dari yang namanya Ujian Akhir Semester.


Comments

Popular posts from this blog

Salah Rasa

College

Sikap Untuk Meningkatkan SDM Indonesia Agar Sejajar Dengan Negara Maju