Dia Datang Kejutkanku

Dia Datang Kejutkanku!             Sore itu awan nampak kelabu pertanda akan hujan, suara gemuruh dari langit mulai terdengar menggelegar. Angin meniupkan desahan-desahan kasar berliuk-liuk bagaikan penari mengiringi orang-orang yang mulai sibuk berteduh untuk menghindari air hujan yang siap mengguyur Jakarta di kala macetnya sore itu.             Seorang gadis bertubuh kurus tinggi dengan mengenakan blus bunga-bunga berlengan pendek longgarnya dengan rok satin panjangnya di padukan dengan sepatu ketsnya berlari-lari kecil menghindari gerimis yang mulai berubah menjadi air bah dari langit yang jatuh menimpa tubuh kurusnya. Dia berlari menuju Halte Bus yang tak jauh dari Kampus dia belajar. Hujan yang lebat itu pun tak mampu menghentikan kemacetan Jakarta yang setiap hari menjadi rutinitas yang paling menjengkelkan bagi warga Jakarta. Karena hampir setiap hari bergelut de...

TITLE IS IMPORTANT?

Hallo!
Akhirnya gue nulis lagi, setelah sepertinya beberapa minggu gue ngga buka sama sekali blog ini. Anyway, dalam kesempatan kali ini, gue akan menuangkan kegelisahan dalam pendidikan gue. In fact, gue saat ini masuk semester 7 Jurusan Sastra Inggris di Universitas Terbuka, yes Universitas Terbuka, yang notabene sistem belajarnya itu SUPER MANDIRI, yang pointnya adalah, loe musti mandiri dalam belajar, itu aja. Yang bikin gue gelisah adalah gue udah masuk semester 7, dan bentar lagi gue TAP KARIL ( syarat lulus di UT ), ya habis itu kan gue lulus ya (insha Allah), terus gue mikir, habis lulus gue musti cari kerja tuh, entah itu sesuai dengan gelar yang gue capai ataupun ngga, yang which is gue harus "mempertanggung jawabkan" apa yang telah gue raih (TITLE BEHIND MY NAME), bentuk "pertanggung jawaban" itu
ya sesuai dengan apa yang loe cita-citakan, yang intinya adalah loe harus membanggakan orang tua, which is dengan gelar itu. Nah lho! Susah kan!? Okay, back to the topic. Faktanya adalah banyak lulusan Sarjana yang jadi pengangguran, itu hal klasik ngga sih??? Kita udah mati-matian ngejar gelar akademik itu dengan durasi 4-5 tahun, yang ibaratnya makanan loe setiap hari itu ya modul, terlebih untuk Mahasiswi seperti gue yang jurusan Sastra Inggris yang bawaannya kamus, kamus apapun itu lah, dan belum lagi buku-buku referensi lain, modul pula, dan ujung-ujungnya dibalik semua itu ya loe harus berusaha, loe lulus pakai toga itu bukan akhir dari perjuangan loe, ibaratnya loe tuh baru seperempat jalan menuju pencapaian loe. Dan menurut gue, jadi Sarjana itu juga jadi kayak "cambukan" untuk loe yang pengen jadi "orang", loe akan ingat akan bagaimana loe meneruskan hidup loe, which is loe ngga mungkin dong bergantung sama orang tua. Simpelnya sih gini, loe kuliah, lulus, kerja, dapat jodoh, nikah, punya anak, jadi orang tua, jadi kakek-nenek, terus loe meninggal, ya kayak gitu siklusnya, setiap manusia ya gitu-gitu aja, tapi didalam setiap fase itu loe bisa mengambil kebahagiaan. 
Kalau gue ya, disemester 7 ini, entah mengapa gairah belajar gue menurun, gue ngga tau faktornya kenapa, just I don't know why! Gue cuma mikir, apa cita-cita gue, itu aja, dan sampai sekarang belum tau, ngga ada bayangan.
Menurut gue, gini ya, orang hidup memang butuh uang, tapi itu bukan prioritas kan. Ibaratnya loe sebulan dapat gaji 10-20 juta apa bisa buat loe bahagia? Gue, pribadi, ngga ada impian untuk jadi CEO, Manager, atau posisi mumpuni di suatu Perusahaan besar, ngga. Impian gue itu, ya cuma do what you do, the thing that can make me feel alive (ya beside of it gue super unsocial), itu sih, gue ngga ada impian untuk jadi kaya raya, ya mungkin semakin loe diatas semakin banyak resiko yang akan loe temui, and I'm not the type of person who will get so many risk in my life, gue mau hidup santai. Gue malah pernah mikir, gue Sarjana ya buat bahagiain orang tua aja, buat mereka proud sama gue, itu aja, ngga ada pikiran impian, cita-cita dan pencapaian, nothing at all. Tapi semakin  lama loe hidup dan menemui banyak life lesson, loe akan berpikir bahwa tidak hanya ingin membahagiakan orang tua, tapi loe juga harus sukses dengan skill loe (included the WOW FACTOR). Gue percaya bisa, dan loe pasti juga bisa, especially buat Mahasiswa-mahasiswa yang galau tentang masa depan. Pointnya, kedewasaan itu akan membuat loe percaya dengan pikiran dan hati loe atas cita-cita loe, loe harus punya cita-cita.
Dan untuk yang baru wisuda, WELCOME TO "THE NEW WORLD", SHOW OFF WITH YOUR TITLE BEHIND YOUR NAME, dan jangan tersinggung kalau dibilang Sarjana Jobless, hehe.

Comments

Popular posts from this blog

Salah Rasa

College

Sikap Untuk Meningkatkan SDM Indonesia Agar Sejajar Dengan Negara Maju