"Manusia itu ngga luput dari salah", one of a classic statement that everybody says. Pernah suatu kali gue lihat seorang perempuan remaja yang membentak anak kecil (yang gue ngga tau itu adiknya atau saudaranya, pun orang asing, gue ngga tahu). Dia"membentak" anak itu disertai dengan kata-kata kasar yang ngga sepatutnya seorang anak kecil dengar pun dengan tindakan verbal seperti itu. You know that, anak kecil itu ibaratnya manusia suci, bukan umurnya dan saatnya mereka mendengar hal semacam itu, you know that clearly. Gue ngga mau nasihati anak remaja ini atau gue mau sok tahu dan dewasa atau gue jadi manusia sok suci yang pingin dibilang knows everything in this world, even a little pieces, but just take an attention for that stuff.

Gue kasihan sama loe yang ngga punya etika dan ngga gunain moral loe untuk bagaimana bersikap menghadapi anak kecil, even dia atau mereka melakukan salah, pun sebenernya loe ngga ada hak untuk menghardiknya. Loe udah cukup umur untuk memfilter sikap dan tindakan loe, entah loe memberikan feedback ke orang yang lebih tua dan muda, loe ngga sepatutnya seperti itu. Menurut gue, anak kecil itu ngga seharusnya mendengar kata-kata kasar yang loe bisa tau dengan pasti akibatnya apa untuk mereka, even itu hanya ucapan, tapi itu berdampak negatif bagi mereka. Loe pernah dengar ngga, anak kecil SD yang ngomong kasar ke temannya, kata-kata binatang, kata-kata umpatan, which is pasti itu mereka dengar dari orang dewasa yang berucap seperti itu, dan mereka meniru. Anak kecil itu juga manusia yang sama seperti orang dewasa, yang ibaratnya seperti kertas putih, gue pernah belajar sejarah pemikiran modern yang ngebahas mengenai seorang Filsuf bernama John Locke, dia pernah mengemukakan seperti ini, "seseorang dilahirkan bagaikan kertas putih bersih atau meja berlapis lilin yang belum ada tulisannya,", ya ibaratnya fase kehidupan setiap manusia kan seperti itu, dari kandungan, bayi, balita, anak, remaja, dewasa, dan tua. Kita ngga bisa menafik bahwa, loe menjaga anak loe untuk ngga mendengar dan menjadi korban dari orang-orang dewasa ini yang menghardik dengan kata-kata kasar, loe ngga bakal bisa, terlebih sekarang dengan adanya kemajuan teknologi yang everyone always say that you can find anything on internet, sebagai orang tua loe harus bisa mendidik anak loe, itu yang sudah menjadi tugas loe, menangkalnya, mengajarkan dan meluruskan. Kalau balik ke remaja ini, you can't go on that stupid thing for the rest of your life, loe bersikap seperti itu layaknya loe ngga dididik sama orang tua loe, hargai orang tua yang sudah berjuang untuk hidup loe, termasuk mengajarkan loe the kindest things in this world.
Kita ngga bisa menjadi malaikat di tiap sisi kehidupan kita, tapi kita bisa jadi manusia yang baik, baik dalam arti yang sesungguhnya. Tapi gue juga berpikir, di dunia ini kalau isinya manusia-manusia bak malaikat, yang ada hanya kedamaian, ketenangan, all the kindest things.
Cheers.
Comments
Post a Comment